skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Cara Mengobati Penyakit Katarak Secara Tradisional

Cara Mengobati Penyakit Katarak Secara Tradisional

Katarak senilis adalah salah satu jenis penyakit mata katarak yang berhubungan dengan usia ( proses penuaan ), gangguan penglihatan ini ditandai dengan penebalan progresif secara bertahap dari lensa mata. Jenis penyakit katarak ini diketahui menjadi penyebab kebutaan di dunia yang dapat diobati.

Katarak senilis dikategorikan menjadi beberapa jenis tergantung sejauh mana kerusakan pada lensa mata, dianataranya :

  • Mature katarak senilis. Pada tahap ini katarak, lensa telah menebal dengan deposisi protein dan ada total opacity dari seluruh lensa.
  • Hyper-matang katarak senilis. Hyper-matang katarak senilis juga dikenal sebagai Morgagnian katarak. Sekarang, seluruh lensa kapsul telah menyusut dan isi telah berubah padat dan berkerut atau lembut dan cair. Dalam kebanyakan kasus, masalah kortikal dicairkan.
  • Katarak sklerotik nuklir. Katarak sklerotik nuklir atau katarak NS, adalah jenis yang paling umum dari katarak senilis. Ketika lensa tumbuh, hal ini terus menerus menghasilkan serat baru. Serat yang telah tua didorong menuju pusat lensa dan kemudian membentu titik putih.

Ketika seseorang sudah menginjak usia 30 tahun, proses pembentukan ini mulai menyebabkan serta tersebut mengeras. Setelah usia 45, inti terus mengeras (disebut sclerosis) dan mulai kuning. sclerosis dapat menyebabkan pasien menjadi rabun jauh, atau rabun.

  • Kataract kortical senilis. Jenis katarak ini terjadi di korteks lensa, yang merupakan bagian dari lensa yang mengelilingi inti pusat. Katarak ini biasanya terkait dengan katarak sklerotik nuklir yang menyebabkan perubahan dramatis dalam visi. Katarak kortikal biasanya berlangsung sangat lambat, meskipun ada pengecualian tertentu. Gejala katarak kortikal meliputi silau pada malam hari, terutama dari lampu, kehilangan kejelasan visual yang di jarak dan dekat serta hilangnya sensitivitas kontras.
  • Katarak posterior subcapsular. Jenis katarak senilis ini termasuk kedalam jenis katarak yang unik. Diperkirakan bahwa katarak ini merupakan upaya alami yang dilakukan oleh lensa untuk menumbuhkan kembali jaringan yang telah rusak. katarak subkapsular terjadi di belakang lensa. Orang dengan diabetes atau mereka yang memakai dosis tinggi obat steroid memiliki risiko lebih besar terkena katarak subkapsular.

Ciri-ciri dari penyakit katarak senilis:

  1. Pergeseran miopik.
  2. Monookular diplopia.
  3. Dapat terjadi penglihatan ganda pada satu mata.
  4. Peningkatan kesilauan adalah keluhan utama lain pada pasien dengan katarak senilis.
  5. Penurunan ketajaman penglihatan. Penurunan ketajaman penglihatan adalah keluhan umum pasien dengan katarak senilis.
  6. Penglihatan seakan-akan melihat asap/kabut dan pupil mata tampak berwarna keputihan. Apabila katarak telah mencapai stadium matur lensa akan keruh secara menyeluruh sehingga pupil akan benar-benar tampak putih.

Faktor-faktor terjadinya katarak senilis

Sampai saat ini penyebab katarak senilis sendiri belum diketahui dengan pasti selain karena faktor usia, namun ada beberapa faktor resiko lain mengapa seseorang mengalami katarak senilis. West dan Valmadrid mengatakan bahwa katarak yang berhubungan dengan usia adalah sebuah penyakit multifaktorial dengan faktor risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan tipe-tipe katarak yang berbeda.

Berikut ini faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena katarak senilis mungkin termasuk :

  • Merokok
  • Diabetes
  • Obat-obatan steroid
  • Riwayat keluarga katarak
  • Seseorang dengan pola makan yang buruk
  • Seseorang yang terkena banyak sinar ultraviolet

Itulah definsi, gejala dan penyebab serta faktor resiko katarak senilis. Terimakasih sudah berkunjung dan semoga artikelnya bermanfaat